227 warga Bangkalan menderita kusta

227 warga Bangkalan menderita kusta - Hallo sahabat WARTA BERITA ONLINE, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul 227 warga Bangkalan menderita kusta, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel berita nasional, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 227 warga Bangkalan menderita kusta
link : 227 warga Bangkalan menderita kusta

Baca juga


227 warga Bangkalan menderita kusta

Bangkalan (ANTARA News) - Sebanyak 227 warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada semester pertama 2016 terdata menderita penyakit kusta dan menjadi perhatian serius pemkab setempat.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Mariamah di Bangkalan, Sabtu mengatakan jumlah penderita kusta yang mencapai 227 orang itu, menempatkan Kabupaten Bangkalan sebagai kabupaten dengan penderita terbanyak ketiga di Jatim, setelah Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep.

"Kalau dibandingkan dengan tahun 2015, angka penderita kusta ini menurun. Tahun lalu, jumlah penderita mencapai 310 orang. Ini menjadi tugas kita semua untuk menekan angka penderita kusta di daerah ini, khususnya terkait kesadaran hidup masyarakat untuk berperilaku hidup sehat," katanya.

Ia mengatakan penyakit kusta itu terjadi karena kurangnya menjaga kebersihan dan jenis penyakit itu tergolong penyakit kronis. Gejala awal ditandai dengan munculnya bintik putih serta terdapat batas hitam yang mengelilingi bintik putih tersebut.

Kusta dapat menyerang siapa pun, baik laki-laki atau perempuan, anak kecil atau orang dewasa. Jika di suatu kawasan terdapat bakteri penyebab kusta dan orang itu terpapar bakteri dalam jumlah cukup banyak serta dalam jangka panjang, kemungkinan besar akan terserang.

Sebenarnya, kata Mariamah, penyakit kusta ini tersebar merata di seluruh belahan dunia, namun asal mulanya dari Afrika dan Asia Tengah, kemudian menyebar ke seluruh dunia dengan adanya perang, penjajahan, perdagangan antarbenua dan penyebaran agama.

"Yang perlu dipahami masyarakat, kusta ini bukan penyakit keturunan atau penyakit kutukan, tapi penyakit kulit yang disebabkan oleh serangan bakteri mycobacterium leprae," urainya.

Penularan kusta sampai saat ini belum diketahui secara pasti, namun penularan di dalam rumah tangga dan hubungan dekat dengan penderita dalam jangka waktu yang lama akan lebih berisiko untuk tertular.

Masa inkubasi penyakitnya, sambung Mariamah, antara 9 bulan sampai 20 tahun dengan rata-rata penularan adalah 4 tahun. Seseorang dapat terhindar dari penularan kusta apabila tubuhnya memiliki kemampuan untuk membentuk kekebalan yang efektif.

Menurut Mariamah, ada dua kategori penyakit kusta, yakni kusta kering (pausi basiler) dan kusta basah (multi basiler). Dua jenis penyakit kusta tersebut masih bisa disembuhkan. Yang terpenting, penderita mau berobat secara rutin.

"Pemerintah telah menyediakan obat secara gratis bagi penderita dan yang terpenting, mereka mau rutin datang ke puskesmas terdekat," katanya.

Untuk menekan angka penderita kusta di Kabupaten Bangkalan, Mariamah mengaku telah melakukan berbagai upaya, di antaranya mengadakan penyuluhan hingga melakukan identifikasi dini terhadap kemungkinan adanya keluarga terdekat warga yang menderita kusta dan telah tertular bakteri.

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2016



Sumber : 227 warga Bangkalan menderita kusta


Demikianlah Artikel 227 warga Bangkalan menderita kusta

Sekianlah artikel 227 warga Bangkalan menderita kusta kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel 227 warga Bangkalan menderita kusta dengan alamat link https://wartaberita9.blogspot.com/2016/08/227-warga-bangkalan-menderita-kusta.html

0 Response to "227 warga Bangkalan menderita kusta"

Posting Komentar