Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia

Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia - Hallo sahabat WARTA BERITA ONLINE, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Ekonomi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia
link : Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia

Baca juga


Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dan IMF. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Membaiknya data ekonomi dan upaya reformasi anggaran yang tengah dijalankan pemerintah diyakini terus menjadi sentimen positif terhadap kinerja pasar modal sepanjang tahun ini. Aliran modal investor asing berpotensi makin deras.

Hingga penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah melonjak sebesar 18,01 persen. Catatan itu menjadi rekor tertinggi di antara bursa global sejak awal tahun ini. Indeks bertengger di level 5.420,25.

Imbal hasil atau return IHSG juga tercatat yang tertinggi di antara sejumlah bursa lain di kawasan Asia Pasifik.

Penguatan IHSG secara year to date lebih tinggi bila dibandingkan dengan bursa utama dunia, seperti Thailand (17,80 persen), Filipina (14,65 persen), Inggris (8,33 persen), India (7,53 persen), Australia (4,51 persen), Dow Jones Amerika Serikat (4,25 persen), Kospi Korea Selatan (2,89 persen), dan Hang Seng Hong Kong (1,06 persen).

Nilai beli bersih (net buy) oleh investor asing sejak Januari hingga akhir pekan lalu telah mencapai Rp 32,50 triliun. Lonjakan nilai net buy paling tajam terjadi sejak pengesahan UU Pengampunan Pajak pada 28 Juni 2016. Sejak 28 Juni hingga 5 Agustus 2016, nilai beli bersih oleh asing mencapai Rp 18,74 triliun atau 57,66 persen dari total nilai net buy.

Analis PT Bahana Securities Muhammad Wafi mengatakan merangseknya investor asing ke lantai bursa terjadi seiring dengan positifnya data-data ekonomi domestik. Dari sisi eksternal, ekonomi AS terbilang belum kondusif sejalan dengan belum dinaikkannya suku bunga acuan Fed Fund Rate oleh Federal Reserve.

Tidak hanya itu. Perekonomian Uni Eropa juga masih terguncang setelah keputusan Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Keputusan tersebut ditengarai mengganggu stabilitas politik dan ekonomi Benua Biru.

“Akhirnya, investor kehilangan tempat untuk berinvestasi. Tujuannya sekarang adalah emerging market. Pilihan investor sangat terbatas hanya dua atau tiga negara, Indonesia salah satunya karena dari sisi politik lebih stabil dibandingkan dengan negara lain,” ujar Wafi, Minggu, 7 Agustus 2016.

Menurut Wafi, IHSG pekan ini berpeluang menguji level psikologis 5.400. Tidak menutup kemungkinan, IHSG bakal menembus level 6.000 pada tahun ini apabila tren masuknya investor asing ke lantai bursa terus terjaga.

Sementara itu, saham-saham sektor pertambangan yang terus meroket sejak awal tahun dinilai telah memasuki area jenuh beli. Peluang saham pertambangan untuk terkoreksi cukup besar lantaran telah terjadi sinyalemen jual.

Saham-saham sektor properti dan konstruksi dinilai mulai menggeliat. Dalam dua hari terakhir perdagangan, saham sektor properti dan subsektor konstruksi mulai menanjak.

IHSG pekan ini diproyeksi cenderung menguat dengan level resistance 5.500 dan support 5.400. Sementara itu, nilai tukar rupiah cenderung sedikit melemah dengan level Rp 13.050–Rp 13.200 per dolar AS.

Kepala Riset PT Nong Hyup Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada menuturkan IHSG berpeluang kembali menyentuh level resistance sepanjang pekan ini. “Sentimen positif datang dari pertumbuhan ekonomi, harapan realisasi tax amnesty, dan kondisi bursa global yang cenderung menguat.”

Akan tetapi, dia mengingatkan agar pelaku pasar tetap berhati-hati. Pasalnya, setiap kali IHSG menyentuh level tertinggi, maka akan dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung. Kendati demikian, dalam sejumlah aksi ambil untung, investor asing masih mencatatkan nilai beli bersih yang mencerminkan kepercayaan terhadap prospek ekonomi di Indonesia.

Senior Market & Technical Analyst PT KDB Daewoo Securities Indonesia Heldy Arifien menilai seiring derasnya aliran modal investor asing, IHSG berpotensi menyentuh level 5.500 dengan support 5.425 dan resistance 5.480–5.525.

Menurut Heldy, pelaku pasar menilai optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV tahun ini akan positif. Pertumbuhan ekonomi yang baru dirilis di atas ekspektasi membuat saham sektor perbankan dan big cap melambung.

“Seharusnya pekan ini masih sejalan. Lihat sektor banking masih bisa mendorong, akan ada bantuan dari sektor infrastruktur dan konsumer,” paparnya.

BISNIS



Sumber : Google Alert - ekonomi


Demikianlah Artikel Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia

Sekianlah artikel Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia dengan alamat link https://wartaberita9.blogspot.com/2016/08/pasar-optimis-dengan-perubahan-data.html

0 Response to "Pasar Optimis dengan Perubahan Data Ekonomi Indonesia"

Posting Komentar